Berbagi Ilmu itu Indah

Semua berawal dari rencana pemilihan kkn tematik yang mengharuskan kami untuk merencanakan semua dimulai dari anggota, tempat, maupun program kerja yang akan kami ajukan. Dari semua program kerja yang diajukan, kami dari program studi Pendidikan Biologi mengajukan salah satu proker yang menurut kami bisa membantu menggali potensi desa yang akan kami pilih nanti. Dari semua proker kami, kali ini penulis ingin membahas tentang teknik pembuatan pupuk kompos. Diketahui Desa sialang pasung memiliki 5 dusun yang dominan dengan profesi nelayan dan petani, tetapi profesi petani kebanyakan di tekuni oleh dusun 3 dan 4. “ Disini kebanyakan nelayan dek, soalnya tanah nya kurang cocok untuk bertani dikarenakan dominan dengan tanah gambut yang kurang cocok untuk bercocok tanam”, ucap pak Rudianto selaku penghulu saat penulis dan dua teman nya melakukan survey desa yang akan kami tuju.
Sebelum mempersiapkan penyuluhan pada hari sabtu, 27 Juli 2019 kami sudah mempersiapkan mulai dari buku panduan, produk akhir pupuk, alat dan bahan untuk demonstrasi. Sekilas mengenai pupuk kompos yakni lebih sederhana dimana bahan yang dibutuhkan berasal dari bahan organik dan makhluk hidup yang telah di dekomposisi dan difermentasi sehingga dapat melengkapi unsur hara tanah gambut seperti kandungan NPK meskipun persentase nya masil kecil. Sambil berbagi ilmu dan bertukar informasi dengan warga desa Sialang pasung tentang tata cara pembuatan pupuk kompos organik.

oleh : Risnia Erma Yuliana

Unknown's avatar

Author:

Blog Kukerta Tematik Universitas Riau 2019 di Desa Sialang Pasung

Leave a comment