Nine Aliens
Halo semuanya. Perkenalkan nama saya Yohanes Nathaniel biasa dipanggil Asep. Mahasiswa Kukerta tematik Universitas Riau di desa Sialang Pasung. Ini kisahku dalam mengarungi dunia aneh dan ajaib selama kurang lebih 2 bulan ini.
Kisahku bermula ketika mulai mengenal 9 sosok Alien dari berbagai fakultas yang ada di Universitas Riau. Tepatnya 3 alien jantan dan 6 alien betina. Perlu teman-teman ketahui Asep yang kyeopta ini suka mengamati individu yang ada dalam diam.
Izinkan Asep menyampaikan pandangan Asep terhadap Alien-alien ini.
Pertama mungkin kita awali dari yang paling random. Muhammad Fauzi Lubis, peminum limbah ini super lucu dan random. Mungkin teman paling lucu yang pernah aku miliki sampai saat ini. Omnivora ini juga tidak ada bosannya dengan mie sagu khas kepulauan Meranti. Dia juga lah yang membuat tujuan hidupku berubah dari awalnya menjadi dokter akhirnya menjadi hafal lagu wik-wik. Hehe. Anak jurusan hukum yang sepertinya salah jurusan ini mungkin definisi tepat untuk less talk, more action. Bad moodnya kurangin ya, kami sayang Ojik.
Selanjutnya ada Kordes baru kami pengganti Fauzi. Akbar Dwi Rizki. Dipanggil Kiki. Manusia paling galau selama kukerta ini karena jadi objek taksiran berbagai lawan jenis yang unyu. Wibu parah yang doyan music rock ini sepertinya sangat liberal dalam melihat berbagai masalah sehingga cukup seru berbagi pengalaman atau mendengar pengalamannya. Calon diplomat yang Desember nanti akan magang di Thailand ini mudah kesurupan di tempat karaoke. Suatu hari di karaoke Selat Panjang dia mengeluarkan suara seakan sudah batuk kronis et causa makan micin berkepanjangan.
Alien jantan terakhir ada Aditya Rachman Aliunputra. Wakil Kordes. The big boy in our squad. Anak FPK yang paling supel di kelompok kami. Bisa buat suasana jadi heboh apalagi jika bertemu partner sehatinya yakni Regina. Cowok yang doyan makan ini punya kisah yang selamanya akan terpatri diingatanku. “Kemisoan”. Untuk kisah lengkapnya tunggu kisah lengkapnya di buku aku yang akan terbit segera. Bercanda. Jadi malam itu malam Jum’at, kami sedang makan di tempat nongkrong kami di cafe pak Jam’s. Semua berjalan dengan lancar, sampai seekor hanuman berdarah. FYI, Alien bernama Adit ini punya ketakutan tersendiri sama darah. Jikalau boggart ada, mungkin boggart-nya Adit adalah sekumpulan darah berbentuk darah. Back to the topic, Hanum berdarah, Adit melihat dan kemisoan muncul. Wkwk
Untuk wanita pertama ada Hanum Nabila. Manusia multitalenan (karena pandai masak) dan multigottalent. Cewek minang yang sepertinya admin instragram @lawanpatriarki ini punya kulit yang transparan sampai usus 12 jarinya kelihatan. Dirinya sempat membuatku heran karena penyakit maag-nya tidak bisa ditanggulangi oleh antasida. Pandangannya yang tidak biasa mengenai pria membuatku kadang tertohok dan membuatku merenung betapa pluralnya kami. Namun dari sekian banyak kawan kami di KKN mungkin dia salah satu yang menurutku memilih jurusan yang tepat. Bahasa Inggrisnya yang ber-aksen Detroit dan IPK-nya yang katanya 3,8 ini menjadi buktinya.
Risnia Erma Yuliana. Calon Protokol di acara debat presiden 2034 dimana Asep yang jadi calonnya. *Hiyahiyahiya. Suaranya menggelegar dan bisa tiba-tiba berubah dalam sekejap karena aslinya lumayan cempreng. Bukan anak acara di kukerta kami tapi seakan dialah yang mengatur seluruh acara and if you read this I wanna say thanks for all your hard work and I personally proud of u. Semoga bisa meraih gelar sarjana strata satu dalam waktu dekat ya. Undang kami karena jikalau ada kesempatan Asep akan datang. Tahan ya rindunya sama Rio. LDR itu baik. Hanya bisa zinah online. :V
Selanjutnya ada kepala chef kukerta kami. Novi Astria yang merupakan kekasih dari Adit. Hampir semua makanan yang pernah masuk dalam perut kami merupakan resep dari kitab sansekerta ala Novi. Salah satu wanita paling dewasa yang pernah aku temui. Pandangan sinus, eh sinis, sorry typo, terkadang dilemparkan untuk melakukan screening kepribadian pada setiap orang yang ditemuinya. Kisah cinta dirinya bersama Adit diatas motor menjadi kisah cinta absurd yang kalau dijadikan judul FTV mungkin jadinya “Aku ditembak abang-abang Uber di motor Gojek temanku”.
Regina Silfia. Manusia paling heboh kalau kami sudah berkumpul. Keramahannya ketika menyapa warga desa ketika berjalan membuat salah satu pria desa kepincut. Tidak terbayang di imajinasiku yang sebenarnya sudah luas, bagaimana jika dia nanti menjadi guru, pasti akan kocak. Bundahara kami selama kukerta ini punya segudang kisah yang puanjang sekali kalau diceritain, untuk lebih jelasnya aku sertakan kontak Whatsapp-nya ya 021-791-876-86. Jangan lupa Passwordnya Kopigayo.
Anggraini. The most legowo person I’ve ever met. Kadang kesal sendiri jika melihat ada orang tertindas tetapi hanya diam dalam diam. Calon guru yang pasti akan dicintai oleh murid-muridnya ini penuh dilema yang terkadang tidak perlu didilemakan. Kukerta menjadi jalan baginya untuk mengenal kehidupan asmara yang sesungguhnya. Bangun paling pagi, tidur paling lama. Aku curiga dia merupakan reinkarnasi dari orang Jepang karena etos kerjanya yang luar biasa keren. Respect sama wanita asal Batam ini
Mutia Hairani. Wanita yang mungkin mengalami krisis identitas karena kekurangan 2 huruf dari namanya. Harusnya mutiaRA Hairani. *Mutia masuk* “Akikahan aku ya.” Maaf, dia memang suka mengigau. Kita mulai dari kata Manis. Cewek berdagu belah ini punya ketawa yang susah untuk ditiru. Seorang Asep yang punya sertifikat ventriloquist dari pertamina saja tidak bisa menirunya. Nenek buyut dari si Mutia ini juga aku duga adalah Swiper-nya Dora karena dia mencuri hatiku. Wonoto asal Jambi ini absurd nian, yah walau tidak lebih absurd dari Fauzi sih. Kesinisannya dalam melihat setiap permasalahan sejalan dengan pemikiranku. Itu kenapa kami sering bercengkrama di bawah sinaran lampu teplok untuk membahas hal-hal random nan menggelitik. Semoga rencana magang di Trans TV nya lancer anak bandel. Kalau jadi magang disananya, tolong fotokan siapa yang menyuarakan voice over “Bioskop Trans TV segera dimulai”.
9 Alien + 1 Manusia imut = Kami
Oleh : Yohannes Nathaniel