Pemandangan dari Pondok Gema
Sialang Pasung merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Rangsang Barat dan letaknya cukup strategis karena berada di lalu lintas penyeberangan dari Ibukota kabupaten Meranti (Selat Panjang) ke desa-desa yang berada di Pulau rangsang terutama ke kecamatan Rangsang barat. Letaknya yang dekat dengan wilayah perairan memungkinkan sebagian besar penduduk Sialang Pasung bermatapencaharian di bidang perairan seperti nelayan, pengolah ikan asin, dan penyeberangan kempang (kapal penyeberangan dari Sialang Pasung menuju Selat Panjang dan sebaliknya).
Salah satu daerah di Sialang Pasung yang paling banyak menyuplai hasil perikanan baik berupa ikan segar maupun ikan yang telah diolah yaitu suatu tempat yang biasanya warga Sialang Pasung menyebutnya dengan Gema yang berada di Dusun II Sialang Pasung. Letak Gema sendiri berada di pinggiran laut dengan pondok-pondok kayu yang kokoh sebagai persinggahan para nelayan sebelum membawa hasil perikanannya ke Selat Panjang untuk dijual.
Sebelum para nelayan membawa hasil perikanan ke Selat Panjang, hasil perikanan yang diperoleh akan disortir terlebih dahulu di Gema dan biasanya warga Sialang Pasung akan menunggu para nelayan untuk membeli hasil perikanan sebelum dijual ke Selat Panjang. Adapun hasil perikanan yang sering di peroleh nelayan yaitu ikan lomek, udang berduri, udang merah, kepiting rajungan, ikan langgai atau layur, ikan tenggiri, dan sotong.
Ikan Lomek merupakan salah satu jenis ikan yang menjadi favorit warga Sialang Pasung. Ikan Lomek memiliki ciri-ciri fisik ; tidak bertulang keras, berwarna hampir transparan, dan memiliki gigi-gigi yang tajam pada rahangnya dan rahang bagian bawah lebih panjang dari rahang atas. Meskipun begitu, ketika diolah ikan lomek memiliki rasa yang enak dan biasanya di Sialang Pasung ikan lomek sering diolah menjadi asam pedas.
Novi Astria
Crew Sialang Pasung